Jermaine Jackson: Islam Membuatku Yakin akan Agama

31 08 2009
maichael-jackson”Semoga Allah selalu menyertaimu Michael (Jackson), i love you ….” Sepenggal kalimat itu terlontar dari mulut saudara tertua Raja Pop dunia, Michael Jackson, yakni Jermaine La Jaune Jackson.
Bukan tanpa alasan Jermaine melontarkan kalimat tersebut. Sebab, ia adalah seorang pemeluk agama Islam yang telah menjadi mualaf sejak 1989.

Dan sejak menjadi penganut agama Islam, Jermaine Jackson berganti nama menjadi Muhammad Abdul-Aziz Jackson. Ucapan terakhir Jermaine itu, seperti dilansir situs BBC News, merupakan pernyataan resmi pertama sekaligus menjadi ucapan perpisahan dari pihak keluarga Jackson atas meninggalnya Michael Jackson di Los Angeles pada 25 Juni lalu.

Persentuhan Jermaine dengan agama Islam bermula dari kunjungannya ke beberapa negara di Timur Tengah. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka tur promo musik yang dilakukan bersama saudara perempuannya. Salah satu negara yang dikunjunginya adalah Bahrain. Selama di Bahrain, diakui Jermaine, dia merasa nyaman.

”Kami diterima dengan hangat oleh masyarakat di sana. Bahkan, saya sempat bertemu dan mengobrol dengan anak-anak Bahrain tentang segala hal,” paparnya.

Pada saat melakukan interaksi inilah anak-anak tersebut menanyakan perihal agama kepada musisi kelahiran Gary, Indiana, Amerika Serikat, 11 Desember 1954. Dengan spontan Jermaine menjawab bahwa ia adalah seorang pemeluk Kristen. Sebaliknya, pertanyaan serupa juga dilontarkan Jermaine kepada anak-anak tersebut, yang dijawab mereka dalam satu suara: Islam.

Jawaban tersebut sontak membuatnya terheran-heran. Kemudian anak-anak tersebut, ungkap Jermaine, menceritakan kepadanya tentang Islam. Para bocah kecil itu memberikan informasi seputar Islam sesuai dengan pemahaman yang dimiliki anak seusia mereka.

”Suara mereka memperlihatkan kepada saya bahwa mereka sangat bangga terhadap Islam. Bermula dari sinilah saya tertarik untuk mengenal Islam lebih jauh.”

Tidak lama berselang setelah kunjungannya ke Bahrain, Jermaine memutuskan untuk menemui para cendekiawan dan ulama Muslim dan belajar mengenai Islam dengan mereka. Berbagai tanda tanya besar dan keraguan akan keyakinan yang dianutnya selama ini memenuhi pikirannya saat itu. Bagaimana mungkin selama ini dia bisa meyakini kitab suci yang ternyata kitab itu disusun oleh banyak orang. Demikian juga dengan penjelasan mengenai hakikat Tuhan yang tidak banyak ia temukan dalam Kitab Injil.

Berumrah
Jermaine berusaha untuk menghibur dirinya sendiri. Tetapi, semua usahanya ini tidak berhasil. Yang terjadi justru sebaliknya, ia semakin yakin untuk beralih ke Islam. Keinginannya tersebut ia sampaikan kepada salah seorang teman keluarganya yang kebetulan seorang Muslim, Qunber Ali. Atas ajakan Qunber juga akhirnya Jermaine pergi mengunjungi Riyadh, ibu kota Arab Saudi. Dari Riyadh, atas undangan pihak keluarga Kerajaan Arab Saudi, Jermaine melanjutkan perjalanan menuju Mekkah untuk melakukan umrah.

”Saat itu saya belum mengetahui banyak mengenai Islam. Tetapi, untuk pertama kalinya saya sampaikan kepada publik bahwa saya telah menjadi Muslim,” ujarnya.

Selama menetap di Arab Saudi, Jermaine banyak mempelajari tentang Islam dari kitab suci Alquran. Selain itu, ia juga berguru kepada para ulama setempat. Tidak hanya dari para ulama, pengetahuan mengenai Islam juga ia dapatkan dengan mendengarkan kaset-kaset yang dirilis oleh penyanyi pop asal Inggris, Cat Stevens, yang telah menjadi seorang mualaf dan mengganti namanya menjadi Yusuf Islam.

”Saya belajar banyak dari lagu-lagu dia (Yusuf Islam),” tukas anak keempat dari sembilan bersaudara keluarga musisi Jackson.
Setelah masuk Islam, diakui Jermaine, dirinya merasa seperti dilahirkan kembali. Ia menemukan jawaban atas berbagai pertanyaan yang selama ini tidak bisa ia temukan dalam ajaran Kristen.

Menurutnya, hanya Islam yang benar-benar memberikan jawaban yang memuaskan atas pertanyaannya mengenai kelahiran Yesus. Dan, untuk pertama kalinya, ungkap Jermaine, dia merasa yakin dengan apa yang namanya agama.

Diintimidasi
Sekembalinya ke Amerika Serikat, Jermaine menemukan kondisi pahit mengenai Islam. Media-media massa di negaranya pada saat itu sedang gencar-gencarnya melakukan propaganda kejam terhadap Islam dan umat Islam. Bahkan, ia sempat menjadi salah satu sasaran dari propaganda yang dilancarkan oleh media massa di Amerika. Sentimen negatif terhadap Islam dan pemeluknya juga dilancarkan oleh rekan-rekannya sesama seniman dan artis Hollywood. Kalangan Hollywood tersebut kerap menjelek-jelekan umat Islam dengan menuduh mereka sebagai sekelompok teroris dengan tanpa alasan yang jelas. ”(kondisi) Ini membuat saya sedih.”

Untuk menghapus stigma negatif itu, sebagai seorang Muslim, Jermaine melakukan berbagai upaya agar apa yang digambarkan oleh kalangan media massa di Amerika mengenai Islam dan pemeluknya adalah salah. Pengertian yang sama juga ia sampaikan kepada seluruh anggota keluarganya.

”Setelah menjadi Muslim, saya merasakan adanya perubahan besar di dalam diri saya. Saya mulai meninggalkan semua hal yang dilarang dalam Islam. Dan, ini tentunya sulit diterima oleh keluarga. Terlebih lagi setelah berbagai macam kecaman dilayangkan kepada keluarga besarnya.”

Dari pihak keluarga, yang pertama kali menegur Jermaine adalah sang ibu, Catherine Jackson. ”Kamu (telah) mengambil keputusan ini secara tiba-tiba, atau telah memikirkannya masak-masak?” ujar Jermaine mengutip perkataan Catherine kala itu. Kepada ibunya, Jermaine dengan tegas menjawab bahwa semua keputusan ini ia ambil setelah berpikir panjang.

Dengan keputusannya masuk Islam, keluarganya menilai bahwa ia telah memelihara rasa permusuhan di kalangan masyarakat Amerika. Namun, Jermaine merasa yakin kalau keluarganya tidak akan bersikap sama dengan orang-orang Amerika pada umumnya, karena dia tumbuh dan dibesarkan di lingkungan keluarga yang cukup demokratis dan terbuka dengan adanya perbedaan.

”Kami menghargai semua agama, karena itu mengapa keluarga Jackson merasa nyaman berteman dengan orang-orang dari berbagai agama. Dengan alasan itu juga, mereka bisa menerima keputusanku,” terang Jermaine.
Tidak hanya kedua orang tua dan saudara-saudaranya yang bisa menerima keyakinan baru Jermaine, tetapi juga ketujuh orang anak laki-lakinya serta dua anak perempuannya dan istrinya. Bahkan mereka, ungkap Jermaine, mengikuti jejaknya menjadi seorang Muslim. Dari empat orang perempuan, tiga orang di antaranya ia nikahi secara resmi, Jermaine memiliki sembilan orang anak.

Dari mantan istrinya Hazel Gordy ia memperoleh dua anak (Jermaine La Jaune Jackson Jr dan Autumn Jackson). Dari Margaret Maldonado yang tidak ia nikahi, Jermaine memiliki dua anak (Jeremy Maldonado Jackson dan Jourdynn Michael Jackson).

Sementara dari mantan istrinya yang kedua, Alejandra Genevieve Oaziaza, ia mendapatkan tiga anak (Donte Jackson, Jaffar Jackson, dan Jermajesty Jackson). Sedangkan dari istrinya sekarang, Halima Rashid, ia mendapatkan dua anak. dia/islam religion

Biodata
Nama        : Jermaine Jackson
Nama Muslim : Muhammad Abdul Aziz Jackson
TTL         : Gary, Indiana, 11 Desember 1954.
Istri      : 4 orang
Anak        : 9 orang




PT.Pindad Memproduksi Senjata Untuk Israel

31 08 2009

pindad Kapal berbendera Panama ‘Capt Ufuk’ yang mengangkut senjata ditangkap polisi Filipina. Diduga, senjata-senjata berjenis Pindad SS1-V1 tersebut berasal dari Indonesia. Namun hal itu masih dipastikan.

“Sedang dipastikan apakah senjata itu dari Indonesia, apakah itu replika atau berasal dari Israel. Kita belum dapat keterangan,” kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Tengku Faizasyah di kantornya, Jalan Pejambon, Jakarta, Jumat (28/8/2009).

Liputan 6 Pagi SCTV sempat menyebutkan senjata yang akan dijual tersebut dengan merek ‘GALIL’, sebuah merek senjata yang diproduksi oleh Israel sang real-teroris. Namun kini pemberitaan menyebutkan bahwa senjata yang diamankan pihak kepolisian Filipina adalah jenis Pindad SS1-V1, manakah yang benar?

Namun timbul pertanyaan, apakah PT. Pindad memproduksi dan memperdagangkan senjata buatan Israel dengan merek Galil tersebut?

ss1v1

50 Senjata Buatan PT. Pindad, SS1-V1, yang ditangkap pemerintah Filipina

Hingga saat ini, kata Faiz, pihaknya baru mendapat informasi dari sejumlah media di Filipina. Dari keterangan yang diperoleh, senjata yang ditemukan adalah buatan Pindad dan sebagian lainnya buatan Israel.

“Langkah ke depan kita akan mencari tahu kepada pemerintah Filipina apakah ada senjata dari Pindad yang dijualbelikan,” kata Faiz.

Penangkapatn kapal ‘Capt Ufuk’ dilakukan polisi Filipina pada 21 Agustus lalu. Di dalam kapal tersebut, polisi Filipina menemukan 50 Pindad SS1-V1. Selain itu, kapal juga mengangkut sejumlah peralatan militer lainnya.

Petinggi polisi Filipina Manuel Gaerlan sebelumnya mengatakan, kapal ‘Capt Ufuk’ beserta 14 kru asal Georgia dan Afrika ditangkap kepolisian Filipina. Sebelum ditangkap, kapal yang berangkat dari Turki itu sempat singgah ke Indonesia untuk mengambil barang. Namun semua masih dalam penyelidikan.

Milik negara

Pada Jumat sore, Biro Penegakan Hukum Kepabeanan Filipina (Bureau of Customs Enforcement Group) meminta izin dari Kepolisian Nasional Filipina (PNP). Tujuannya adalah agar senjata selundupan itu bisa dipakai sebagai alat bagi polisi kepabeanan. ”Jika izin diberikan, keberadaan senjata itu akan menolong lembaga kami,” kata Wakil Ketua Komisi Kepabeanan Filipina Horacio Suansing Junior di Manila sebagaimana dikutip situs Manila Bulletin.

Kepala Divisi Polisi Kepabeanan Filipina Jose Yuchongco, yang juga Wakil Direktur Penegakan Hukum Kepabeanan dan Jasa Keamanan (Customs Enforcement and Security Service), mengatakan, setiap senjata yang disita otomatis menjadi milik negara.

”Jadi, kita tidak tahu kapal itu dipesan dari mana oleh Filipina, yang jelas pesanan senjata untuk Filipina diangkut dengan dokumen resmi. Ketika sampai di Filipina, kemungkinan belum dikonfirmasi pemilik kapal tentang keberadaan senjata lain, selain untuk Filipina,” ujar Timbul. Di kapal itu, katanya, juga ada senjata buatan Pindad yang akan dikirim ke Mali.

Ketua Intelijen Kepabeanan dan Jasa Penyelidik Filipina Fernandino Tuason mengatakan, nilai senjata itu sekitar 25 juta peso (Rp 1,2 miliar).

Tuason menambahkan, sejumlah politisi telah memesan senjata dari sindikat internasional untuk pengamanan selama pemilu parlemen pada tahun 2010. Pesanan itu adalah untuk senjata jenis Galil buatan Israel,” kata Tuason kepada harian Philippine Daily Inquirer.

Tuason menambahkan, dari informasi yang didapat, senjata itu adalah pesanan dari Israel, Namun, kata Tuason, temuan di Mariveles itu adalah senjata buatan Indonesia.

Dokumen menyebutkan, kapal berbobot 2.400 ton itu berasal dari Turki serta sempat singgah di Malaysia dan Indonesia.

Kecurigaan terhadap kapal itu adalah karena berlabuh sekitar 500 meter di lepas pantai pelabuhan Mariveles. Setelah itu, ada aktivitas yang mencurigakan di sekitar kapal tersebut. Faktor lain, kapal itu tidak memberi tahu jam kedatangan 48 jam sebelum berlabuh.  kabarnet.wordpress.com)




MAKLUMAT DPP FPI Terhadap Ulah Malaysia

30 08 2009
Ketum DPP FPI

Ketum DPP FPI

MAKLUMAT DPP FPI

SIKAP DPP FPI terhadap Malaysia:
DPP FPI memprotes keras segala bentuk pelecehan yang dilakukan Malaysia terhadap Indonesia dari Soal TKI, Ambalat sampai dengan budaya. Tapi mengingat kita sekeluarga serumpun maka kami berharap penyelesaiannya secara DAMAI. FPI desak pemerintah RI agar berada di GARDA terdepan guna melakukan langkah-langkah diplomatik maupun advokasi untuk melindungi TKI, Ambalat dan Budaya. Jangan Pemrintah diam, apalgi memanfaatkan situasi tersebut sebagai PENGALIHAN ISU DALAM NEGERI. Kasihan rakyat, jangan dipermainkan. Dan ingat, Konflik RI-Malaysia akan menguntungkan BARAT. Bahkan AS & sekutunya jadi punya alasan untuk MEMBUKA PANGKALAN MILITER di NUSANTARA. Waspada !!!!!!!

Sumber: DPP FPI/ Al-Habib Muhammad Rizieq Shihab




Misionaris Kristen dari Korsel Akan Dikendalikan

30 08 2009

missionarisSEOUL–Korea Selatan merupakan negara yang diyakini sebagai sumber misionaris Kristen terbesar kedua di dunia setelah AS, yang memiliki sekitar 46.000 misionaris di seluruh dunia. Lebih dari 80 misionaris telah diusir dari negara-negara Muslim dalam dua bulan terakhir.

“Sejak bulan Juli, belasan warga Korea Selatan telah ditahan karena tuduhan terlibat dalam aktivitas misionaris di Iran, Yordania, Yaman, dan negara-negara lainnya, terutama negara-negara konflik seperti Afghanistan,” kata pihak berwenang negara ini.

Awal bulan Agustus ini, Iran mendeportasi empat warga Korea Selatan dan keluarganya karena terlibat aktivitas misionaris. Teheran mengajukan komplain ke Korea Selatan bahwa mereka juga telah diusir tahun lalu untuk alasan yang sama.

Bulan Juni lalu, seorang sukarelawan wanita Kristen dari Korea Selatan diculik dan dibunuh di Yaman.

Di bulan Maret, empat warga Korea Selatan, yang dituduh mencoba mengKristenkan penduduk Muslim Yaman, tewas dalam sebuah bom bunuh diri.

Tahun 2007, 23 sukarelawan Kristen Korea Selatan di Afghanistan diculik, dua dari mereka akhirnya dibunuh. Yang lainnya dibebaskan setelah tercapai kesepakatan antara Seoul dengan pihak penculik.

Pemerintah Korea Selatan berjanji akan mengendalikan warga Kristennya yang melakukan aktivitas misionaris kontroversial di negara-negara Muslim.

Pihak yang berwenang mengatakan pemerintah mungkin akan menerapkan larangan atas misionaris Kristen, termasuk melarang mereka yang pernah dideportasi karena melakukan misionaris di Timur Tengah untuk memasuki negara-negara itu lagi.

“Kementerian luar negeri sedang mempertimbangkan berbagai cara untuk mengatur perjalanan ke luar oleh orang-orang yang mungkin akan melanggar hukum setempat di negara Muslim,” ujar juru bicara pemerintah Moon Tae-Young kepada Agence France Presse (AFP), Kamis, (27/8) seperti dilaporkan IOL.

Menurut data statistik resmi, terdapat sekitar 17.000 misionaris Korea Selatan yang ditugaskan ke 173 negara. Namun, media-media, seperti BBC dan New York Times memperkirakan bahwa angka sebenarnya jauh lebih besar.

Pemerintah mengatakan kegiatan misionaris ini bertentangan dengan sentimen lokal di negara-negara Muslim, di mana mengkristenkan orang sangat dilarang dan merupakan sebuah penghinaan. Pemerintah khawatir kegiatan misionaris dapat memicu serangan teror tidak hanya terhadap para misionaris tapi juga wisatawan atau pebisnis biasa Korea.

“Beberapa negara mengajukan protes kepada pemerintah kita melalui jalur diplomatik, dan karena itu tidak hanya misionaris tapi wisatawan biasa juga dapat menjadi target teroris,” ujar juru bicara pemerintah memperingatkan.

“Kami sedang melakukan yang terbaik untuk tidak melanggar hak-hak konstitusional, namun kami tidak dapat menghindari untuk membatasi beberapa hak demi keselamatan semua warga Korea”. iol/taq




Visitors

30 08 2009




Perokok Wanita Naik 5 Kali Lipat

30 08 2009

rokok-woman-reuters-dalamJakarta, Jumlah perempuan perokok di Indonesia meningkat 5 kali lebih banyak dibanding pria. Ada tren jumlah perokok perempuan terus meningkat sedangkan perokok laki-laki stabil.

Asal tahu saja, setiap tahunnya 1,5 juta tahun orang meninggal dunia karena rokok dan 25.000 orang yang meninggal� diantaranya adalah perokok pasif.

Di Indonesia, perokok lelaki sebanyak 65,9% dan 4,5% perempuan. Data Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Departemen Kesehatan RI, jumlah tersebut terus naik, terutama perokok perempuan.

“Untuk perokok pria, jumlahnya cenderung stabil, tapi anehnya untuk perempuan meningkat 5 kali lebih banyak, dan jumlahnya diperkirakan terus meningkat tiap tahunnya,” ujar Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Departemen Kesehatan RI, Dr. Yusharmen Dcomm, MSc dalam acara seminar Sistem Cukai Tembakau yang Efektif dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Hotel Borobudur, Jakarta, 28 Agustus 2009.

Menurutnya hal itu dipengaruhi oleh gaya hidup yang tidak sehat di masyarakat saat ini. Dan perempuan lebih banyak terpengaruh oleh lifestyle yang tidak baik dibanding lelaki.

Lifestyle seperti pergaulan dengan sesama perokok dan seringnya mengunjungi tempat-tempat hiburan yang banyak dikunjungi kalangan perokok kurang lebih gampang mempengaruhi wanita.

Dampak konsumsi rokok terhadap kesehatan tidak langsung teramati tapi membutuhkan waktu yang lama. Munculnya berbagai simptom penyakit akibat merokok baru akan terlihat setelah 25 tahun, seperti jatung, kanker, kencing manis dan lainnya.

“Semakin dini seseorang mengenal rokok, semakin cepat juga terkena penyakit-penyakit itu,” ujar Yusharmen.

Berdasarkan data epidemiologi dari negara maju, diasumsikan bahwa setengah dari 57 juta penduduk di Indonesia akan meninggal akibat berbagai penyakit yang terkait dengan konsumsi rokok.

Jika jumlah perokok perempuan di Indonesia terus menigkat dari tahun ke tahunnya bahkan dengan jumlah yang berlipat ganda, apa jadinya anak-anak penerus generasi bangsa yang lahir dari rahimnya?

“Pembangunan Indonesia selama 30 tahun lebih yang susah payah dilakukan pejuang negara sebelumnya hancur karena satu jenis barang, yaitu rokok. Sungguh celaka,” ujar Suahasil Nazara, PhD, kepala Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Eonomi Universitas Indonesia.




Planet Mars Hebohkan Bumi

30 08 2009

marsFenomena Mars yang akan terlihat sebesar bulan dan bisa dilihat dengan mata telanjang telah membuat heboh. Kejadian ini dianggap sebagai fenomena besar dan hanya terjadi dalam 60 ribu tahun sekali. Namun ilmuwan mengingatkan jika Mars terlihat sebesar bulan, maka bumi akan kiamat.

Email yang berisi pemberitahuan Mars akan bisa dilihat dengan mata telanjang pada 27 Agustus telah menyebar ke penjuru dunia. Pesan yang tidak jelas asalnya itu menyebut planet merah itu akan berukuran sebesar bulan. Dan orang tidak akan bisa melihat penampakan sebesar itu lagi untuk kedua kalinya.

Email itu selalu menyebar ke seluruh dunia tiap musim panas dalam periode lima tahunan. Email hoax Mars itu telah menjadi legenda cyber, dan astronom harus kerja keras untuk membantahnya.

“Kemungkinan melihat Mars sebesar bulan itu adalah hal yang sangat ditunggu-tunggu. Namun sedihnya, pemahanan orang hanya sedikit mengenai astronomi dan tidak percaya hal itu hanya bohong,” kata Marc Jobin, staf astronom di Montreal Planetarium di Quebec.

Email berita bohong itu sudah muncul beberapa tahun lalu. Planet termasuk bumi sebenarnya memang tidak berada di orbit secara sempurna. Dan saat berada di jalur elips jarak planet ke matahari bisa berubah-ubah sepanjang waktu.

Sebagai contoh orbit Mars dari bumi bisa bervariasi dari 55,7 juta kilometer hingga 401,3 juta kilometer. Pada 27 Agustus 2003, Mars membuat sejarah karena posisinya sangat dekat dengan bumi hanya 56 juta kilometer. Posisi sangat dekat seperti itu tidak akan terulang dalam 60 ribu tahun, atau akan terjadi lagi pada 28 Agustus 2287.

Pada 2003 planetarium itu memberikan pemberitahuan bahwa itu benar-benar peristiwa astronomi. Ketika itu jika dilihat dari teleskop, Mars terlihat sebesar bulan penuh jika dilihat dengan mata telanjang, jelas Geza Gyuk, astronomer di Adler Planetarium di Chicago, Illinois.

Fenomena itu kemudian disebarluaskan melalui email. Tapi sayangnya informasi “harus dilihat menggunakan teleskop” itu dihilangkan, dan orang menyangka bisa melihat Mars sebesar bulan dengan mata telanjang.

Jika dengan mata telanjang, maka Mars akan terlihat tidak lebih dari bintang berwarna oranye terang di angkasa. Namun begitu email itu terus menyebar. Untungnya, Mars tidak akan sebesar itu di langit kita.

Jika planet merah benar-benar sebesar yang disebut di email, berarti itu jaraknya hanya 750 ribu km dari bumi. Itu artinya hanya dua kali jarak bulan. Dengan jarak seperti itu, Jobin mengatakan kehidupaan di bumi kemungkinan akan punah.

Gaya gravitasi antar planet dan matahari dalam jarak dekat dengan Mars akan menimbulkan konsekuensi besar pada orbit bumi. Akibatnya, planet kita akan berayun makin jauh dan makin dekat dengan matahari.

“Itu akan mengubah iklim secara radikal dan dengan panas serta dingin yanag ekstrem membuat hidup yang sulit dan bahkan tidak bisa menunjang adanya kehidupan,” katanya.  inilah.com)




Meneladani Akhlak Mulia Nabi Muhammad

29 08 2009

thariqah-wali-songo

Setelah Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam wafat, seketika itu pula kota
Madinah bising dengan tangisan ummat Islam; antara percaya – tidak
percaya, Rasul Yang Mulia telah meninggalkan para sahabat.
Beberapa
waktu kemudian, seorang arab badui menemui Umar dan dia meminta,
“Ceritakan padaku akhlak Muhammad!”. Umar menangis mendengar
permintaan itu. Ia tak sanggup berkata apa-apa. Ia menyuruh Arab badui
tersebut menemui Bilal. Setelah ditemui dan diajukan permintaan yg
sama, Bilal pun menangis, ia tak sanggup menceritakan apapun. Bilal
hanya dapat menyuruh orang tersebut menjumpai Ali bin Abi Thalib.

Orang Badui ini mulai heran. Bukankah Umar merupakan seorang sahabat
senior Nabi, begitu pula Bilal, bukankah ia merupakan sahabat setia
Nabi. Mengapa mereka tak sanggup menceritakan akhlak Muhammad Orang
Badui ini mulai heran. Bukankah Umar merupakan seorang sahabat senior
Nabi, begitu pula Bilal, bukankah ia merupakan sahabat setia Nabi.
Mengapa mereka tak sanggup menceritakan akhlak Muhammad sallAllahu
‘alayhi wasallam. Dengan berharap-harap cemas, Badui ini menemui Ali.
Ali dengan linangan air mata berkata, “Ceritakan padaku keindahan
dunia ini!.” Badui ini menjawab, “Bagaimana mungkin aku dapat
menceritakan segala keindahan dunia ini….” Ali menjawab, “Engkau tak
sanggup menceritakan keindahan dunia padahal Allah telah berfirman
bahwa sungguh dunia ini kecil dan hanyalah senda gurau belaka, lalu
bagaimana aku dapat melukiskan akhlak Muhammad sallAllahu ‘alayhi
wasallam, sedangkan Allah telah berfirman bahwa sungguh Muhammad
memiliki budi pekerti yang agung! (QS. Al-Qalam[68] : 4)”

Badui ini lalu menemui Siti Aisyah r.a. Isteri Nabi sallAllahu ‘alayhi
wasallam yang sering disapa “Khumairah” oleh Nabi ini hanya menjawab,
khuluquhu al-Qur’an (Akhlaknya Muhammad itu Al-Qur’an). Seakan-akan
Aisyah ingin mengatakan bahwa Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam itu
bagaikan Al-Qur’an berjalan. Badui ini tidak puas, bagaimana bisa ia
segera menangkap akhlak Nabi kalau ia harus melihat ke seluruh
kandungan Qur’an. Aisyah akhirnya menyarankan Badui ini untuk membaca
dan menyimak QS Al-Mu’minun [23]: 1-11.

Bagi para sahabat, masing-masing memiliki kesan tersendiri dari
pergaulannya dengan Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam. Kalau mereka
diminta menjelaskan seluruh akhlak Nabi, linangan air mata-lah
jawabannya, karena mereka terkenang akan junjungan mereka.
Paling-paling mereka hanya mampu menceritakan satu fragmen yang paling
indah dan berkesan dalam interaksi mereka dengan Nabi terakhir ini.

majelis-dakwah-wali-songoMari kita kembali ke Aisyah. Ketika ditanya, bagaimana perilaku Nabi
sallAllahu ‘alayhi wasallam, Aisyah hanya menjawab, “Ah semua
perilakunya indah.” Ketika didesak lagi, Aisyah baru bercerita saat
terindah baginya, sebagai seorang isteri. “Ketika aku sudah berada di
tempat tidur dan kami sudah masuk dalam selimut, dan kulit kami sudah
bersentuhan, suamiku berkata, ‘Ya Aisyah, izinkan aku untuk menghadap
Tuhanku terlebih dahulu.’” Apalagi yang dapat lebih membahagiakan
seorang isteri, karena dalam sejumput episode tersebut terkumpul kasih
sayang, kebersamaan, perhatian dan rasa hormat dari seorang suami,
yang juga seorang utusan Allah.

Nabi Muhammad sallAllahu ‘alayhi wasallam jugalah yang membikin
khawatir hati Aisyah ketika menjelang subuh Aisyah tidak mendapati
suaminya disampingnya. Aisyah keluar membuka pintu rumah. terkejut ia
bukan kepalang, melihat suaminya tidur di depan pintu. Aisyah berkata,
“Mengapa engkau tidur di sini?” Nabi Muhammmad menjawab, “Aku pulang
sudah larut malam, aku khawatir mengganggu tidurmu sehingga aku tidak
mengetuk pintu. itulah sebabnya aku tidur di depan pintu.” Mari
berkaca di diri kita masing-masing. Bagaimana perilaku kita terhadap
isteri kita? Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam mengingatkan,
“berhati-hatilah kamu terhadap isterimu, karena sungguh kamu akan
ditanya di hari akhir tentangnya.” Para sahabat pada masa Nabi
memperlakukan isteri mereka dengan hormat, mereka takut kalau wahyu
turun dan mengecam mereka.

Buat sahabat yang lain, fragmen yang paling indah ketika sahabat
tersebut terlambat datang ke Majelis Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam.
Tempat sudah penuh sesak. Ia minta izin untuk mendapat tempat, namun
sahabat yang lain tak ada yang mau memberinya tempat. Di tengah
kebingungannya, Rasul sallAllahu ‘alayhi wasallam memanggilnya. Rasul
sallAllahu ‘alayhi wasallam memintanya duduk di dekatnya. Tidak cukup
dengan itu, Rasul sallAllahu ‘alayhi wasallam pun melipat sorbannya
lalu diberikan pada sahabat tersebut untuk dijadikan alas tempat
duduk. Sahabat tersebut dengan berlinangan air mata, menerima sorban
tersebut namun tidak menjadikannya alas duduk akan tetapi malah
mencium sorban Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam tersebut.

Senangkah kita kalau orang yang kita hormati, pemimpin yang kita
junjung tiba-tiba melayani kita bahkan memberikan sorbannya untuk
tempat alas duduk kita. Bukankah kalau mendapat kartu lebaran dari
seorang pejabat saja kita sangat bersuka cita. Begitulah akhlak Nabi
sallAllahu ‘alayhi wasallam, sebagai pemimpin ia ingin menyenangkan
dan melayani bawahannya. Dan tengoklah diri kita. Kita adalah
pemimpin, bahkan untuk lingkup paling kecil sekalipun, sudahkah kita
meniru akhlak Rasul Yang Mulia.

Nabi Muhammad sallAllahu ‘alayhi wasallam juga terkenal suka memuji
sahabatnya. Kalau kita baca kitab-kitab hadis, kita akan kebingungan
menentukan siapa sahabat yang paling utama. Terhadap Abu Bakar, Rasul
sallAllahu ‘alayhi wasallam selalu memujinya. Abu Bakar- lah yang
menemani Rasul sallAllahu ‘alayhi wasallam ketika hijrah. Abu Bakarlah
yang diminta menjadi Imam ketika Rasul sallAllahu ‘alayhi wasallam
sakit. Tentang Umar, Rasul sallAllahu ‘alayhi wasallam pernah berkata,
“Syetan saja takut dengan Umar, bila Umar lewat jalan yang satu, maka
Syetan lewat jalan yang lain.” Dalam riwayat lain disebutkan, “Nabi
sallAllahu ‘alayhi wasallam bermimpi meminum susu. Belum habis satu
gelas, Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam memberikannya pada Umar yang
meminumnya sampai habis. Para sahabat bertanya, Ya Rasul apa maksud
(ta’wil) mimpimu itu? Rasul sallAllahu ‘alayhi wasallam menjawab “ilmu
pengetahuan. “

Tentang Utsman, Rasul sallAllahu ‘alayhi wasallam sangat menghargai
Utsman karena itu Utsman menikahi dua putri Nabi sallAllahu ‘alayhi
wasallam, hingga Utsman dijuluki Dzu an-Nurain (pemilik dua cahaya).
Mengenai Ali, Rasul sallAllahu ‘alayhi wasallam bukan saja
menjadikannya ia menantu, tetapi banyak sekali riwayat yang
menyebutkan keutamaan Ali. “Aku ini kota ilmu, dan Ali adalah
pintunya.” “Barang siapa membenci Ali, maka ia merupakan orang
munafik.”

Lihatlah diri kita sekarang. Bukankah jika ada seorang rekan yang
punya sembilan kelebihan dan satu kekurangan, maka kita jauh lebih
tertarik berjam-jam untuk membicarakan yang satu itu dan melupakan
yang sembilan. Ah…ternyata kita belum suka memuji; kita masih suka
mencela. Ternyata kita belum mengikuti sunnah Nabi.

Saya pernah mendengar ada seorang ulama yang mengatakan bahwa Allah
pun sangat menghormati Nabi Muhammad sallAllahu ‘alayhi wasallam.
Buktinya, dalam Al-Qur’an Allah memanggil para Nabi dengan sebutan
nama: Musa, Ayyub, Zakaria, dll. tetapi ketika memanggil Nabi Muhammad
sallAllahu ‘alayhi wasallam, Allah menyapanya dengan “Wahai Nabi”.
Ternyata Allah saja sangat menghormati beliau.

Para sahabat pun ditegur oleh Allah ketika mereka berlaku tak sopan
pada Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam. Alkisah, rombongan Bani Tamim
menghadap Rasul sallAllahu ‘alayhi wasallam. Mereka ingin Rasul
sallAllahu ‘alayhi wasallam menunjuk pemimpin buat mereka. Sebelum
Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam memutuskan siapa, Abu Bakar berkata:
“Angkat Al-Qa’qa bin Ma’bad sebagai pemimpin.” Kata Umar, “Tidak,
angkatlah Al-Aqra’ bin Habis.” Abu Bakar berkata ke Umar, “Kamu hanya
ingin membantah aku saja,” Umar menjawab, “Aku tidak bermaksud
membantahmu. ” Keduanya berbantahan sehingga suara mereka terdengar
makin keras. Waktu itu turunlah ayat: “Hai orang-orang yang beriman,
janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya. Takutlah kamu kepada
Allah. Sesungguhnya Allah maha Mendengar dan maha Mengetahui. Hai
orang-orang yang beriman, janganlah kamu menaikkan suaramu di atas
suara Nabi. janganlah kamu mengeraskan suara kamu dalam percakapan
dengan dia seperti mengeraskan suara kamu ketika bercakap sesama kamu.
Nanti hapus amal- amal kamu dan kamu tidak menyadarinya” (QS.
Al-Hujurat 1-2)

Setelah mendengar teguran itu Abu Bakar berkata, “Ya Rasul Allah, demi
Allah, sejak sekarang aku tidak akan berbicara denganmu kecuali
seperti seorang saudara yang membisikkan rahasia.” Umar juga berbicara
kepada Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam dengan suara yang lembut.
Bahkan konon kabarnya setelah peristiwa itu Umar banyak sekali
bersedekah, karena takut amal yang lalu telah terhapus. Para sahabat
Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam takut akan terhapus amal mereka
karena melanggar etiket berhadapan dengan Nabi sallAllahu ‘alayhi
wasallam.

Dalam satu kesempatan lain, ketika di Mekkah, Nabi sallAllahu ‘alayhi
wasallam didatangi utusan pembesar Quraisy, Utbah bin Rabi’ah. Ia
berkata pada Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam, “Wahai kemenakanku, kau
datang membawa agama baru, apa yang sebetulnya kau kehendaki. Jika kau
kehendaki harta, akan kami kumpulkan kekayaan kami, Jika Kau inginkan
kemuliaan akan kami muliakan engkau. Jika ada sesuatu penyakit yang
dideritamu, akan kami carikan obat. Jika kau inginkan kekuasaan, biar
kami jadikan engkau penguasa kami”

Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam mendengar dengan sabar uraian tokoh
musyrik ini. Tidak sekalipun beliau membantah atau memotong
pembicaraannya. Ketika Utbah berhenti, Nabi sallAllahu ‘alayhi
wasallam bertanya, “Sudah selesaikah, Ya Abal Walid?” “Sudah.” kata
Utbah. Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam membalas ucapan utbah dengan
membaca surat Fushilat. Ketika sampai pada ayat sajdah, Nabi
sallAllahu ‘alayhi wasallam pun bersujud. Sementara itu Utbah duduk
mendengarkan Nabi sampai menyelesaikan bacaannya.

Peristiwa ini sudah lewat ratusan tahun lalu. Kita tidak heran
bagaimana Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam dengan sabar mendengarkan
pendapat dan usul Utbah, tokoh musyrik. Kita mengenal akhlak nabi
dalam menghormati pendapat orang lain. Inilah akhlak Nabi dalam
majelis ilmu. Yang menakjubkan sebenarnya adalah perilaku kita
sekarang. Bahkan oleh si Utbbah, si musyrik, kita kalah. Utbah mau
mendengarkan Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam dan menyuruh kaumnya
membiarkan Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam berbicara.
Jangankan
mendengarkan pendapat orang kafir, kita bahkan tidak mau mendengarkan
pendapat saudara kita sesama muslim. Dalam pengajian, suara pembicara
kadang-kadang tertutup suara obrolan kita. Masya Allah!

Ketika Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam tiba di Madinah dalam episode
hijrah, ada utusan kafir Mekkah yang meminta janji Nabi sallAllahu
‘alayhi wasallam bahwa Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam akan
mengembalikan siapapun yang pergi ke Madinah setelah perginya Nabi
sallAllahu ‘alayhi wasallam. Selang beberapa waktu kemudian. Seorang
sahabat rupanya tertinggal di belakang Nabi sallAllahu ‘alayhi
wasallam. Sahabat ini meninggalkan isterinya, anaknya dan hartanya.
Dengan terengah-engah menembus padang pasir, akhirnya ia sampai di
Madinah. Dengan perasaan haru ia segera menemui Nabi sallAllahu
‘alayhi wasallam dan melaporkan kedatangannya. Apa jawab Nabi
sallAllahu ‘alayhi wasallam? “Kembalilah engkau ke Mekkah. Sungguh aku
telah terikat perjanjian. Semoga Allah melindungimu. ” Sahabat ini
menangis keras. Bagi Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam janji adalah
suatu yang sangat agung. Meskipun Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam
merasakan bagaimana besarnya pengorbanan sahabat ini untuk berhijrah,
bagi Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam janji adalah janji; bahkan
meskipun janji itu diucapkan kepada orang kafir. Bagaimana kita
memandang harga suatu janji, merupakan salah satu bentuk jawaban
bagaimana perilaku Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam telah menyerap di
sanubari kita atau tidak.

Dalam suatu kesempatan menjelang akhir hayatnya, Nabi sallAllahu
‘alayhi wasallam berkata pada para sahabat, “Mungkin sebentar lagi
Allah akan memanggilku, aku tak ingin di padang mahsyar nanti ada
diantara kalian yang ingin menuntut balas karena perbuatanku pada
kalian. Bila ada yang keberatan dengan perbuatanku pada kalian,
ucapkanlah!” Sahabat yang lain terdiam, namun ada seorang sahabat yang
tiba-tiba bangkit dan berkata, “Dahulu ketika engkau memeriksa barisan
di saat ingin pergi perang, kau meluruskan posisi aku dengan
tongkatmu. Aku tak tahu apakah engkau sengaja atau tidak, tapi aku
ingin menuntut qishash hari ini.” Para sahabat lain terpana, tidak
menyangka ada yang berani berkata seperti itu. Kabarnya Umar langsung
berdiri dan siap “membereskan” orang itu. Nabi sallAllahu ‘alayhi
wasallam pun melarangnya. Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam pun
menyuruh Bilal mengambil tongkat ke rumah beliau. Siti Aisyah yang
berada di rumah Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam keheranan ketika Nabi
sallAllahu ‘alayhi wasallam meminta tongkat. Setelah Bilal menjelaskan
peristiwa yang terjadi, Aisyah pun semakin heran, mengapa ada sahabat
yang berani berbuat senekad itu setelah semua yang Rasul sallAllahu
‘alayhi wasallam berikan pada mereka.

Rasul memberikan tongkat tersebut pada sahabat itu seraya
menyingkapkan bajunya, sehingga terlihatlah perut Nabi sallAllahu
‘alayhi wasallam. Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam berkata,
“Lakukanlah! “

Detik-detik berikutnya menjadi sangat menegangkan. Tetapi terjadi
suatu keanehan. Sahabat tersebut malah menciumi perut Nabi sallAllahu
‘alayhi wasallam dan memeluk Nabi seraya menangis, “Sungguh maksud
tujuanku hanyalah untuk memelukmu dan merasakan kulitku bersentuhan
dengan tubuhmu!. Aku ikhlas atas semua perilakumu wahai Rasulullah.”
Seketika itu juga terdengar ucapan, “Allahu Akbar” berkali-kali.
Sahabat tersebut tahu, bahwa permintaan Nabi sallAllahu ‘alayhi
wasallam itu tidak mungkin diucapkan kalau Nabi sallAllahu ‘alayhi
wasallam tidak merasa bahwa ajalnya semakin dekat. Sahabat itu tahu
bahwa saat perpisahan semakin dekat, ia ingin memeluk Nabi sallAllahu
‘alayhi wasallam sebelum Allah memanggil Nabi sallAllahu ‘alayhi
wasallam ke hadirat-Nya.

Suatu pelajaran lagi buat kita. Menyakiti orang lain baik hati maupun
badannya merupakan perbuatan yang amat tercela. Allah tidak akan
memaafkan sebelum yang kita sakiti memaafkan kita. Rasul sallAllahu
‘alayhi wasallam pun sangat hati-hati karena khawatir ada orang yang
beliau sakiti. Khawatirkah kita bila ada orang yang kita sakiti
menuntut balas nanti di padang Mahsyar di depan Hakim Yang Maha Agung
ditengah miliaran umat manusia? Jangan-jangan kita menjadi orang yang
muflis. Na’udzu billah…..

Nabi Muhammad sallAllahu ‘alayhi wasallam ketika saat haji Wada’, di
padang Arafah yang terik, dalam keadaan sakit, masih menyempatkan diri
berpidato. Di akhir pidatonya itu Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam
dengan dibalut sorban dan tubuh yang menggigil berkata, “Nanti di hari
pembalasan, kalian akan ditanya oleh Allah apa yang telah aku, sebagai
Nabi, perbuat pada kalian. Jika kalian ditanya nanti, apa jawaban
kalian?” Para sahabat terdiam dan mulai banyak yang meneteskan air
mata. Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam melanjutkan, “Bukankah telah
kujalani hari-hari bersama kalian dengan lapar, bukankah telah kutaruh
beberapa batu diperutku karena menahan lapar bersama kalian, bukankah
aku telah bersabar menghadapi kejahilan kalian, bukankah telah
kusampaikan pada kalian wahyu dari Allah…..?” Untuk semua pertanyaan
itu, para sahabat menjawab, “Benar ya Rasul!”

Rasul sallAllahu ‘alayhi wasallam pun mendongakkan kepalanya ke atas,
dan berkata, “Ya Allah saksikanlah. ..Ya Allah saksikanlah. ..Ya Allah
saksikanlah! “. Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam meminta kesaksian
Allah bahwa Nabi telah menjalankan tugasnya. Di pengajian ini saya pun
meminta Allah menyaksikan bahwa kita mencintai Rasulullah sallAllahu
‘alayhi wasallam. “Ya Allah saksikanlah betapa kami mencintai
Rasul-Mu, betapa kami sangat ingin bertemu dengan kekasih-Mu, betapa
kami sangat ingin meniru semua perilakunya yang indah; semua budi
pekertinya yang agung, betapa kami sangat ingin dibangkitkan nanti di
padang Mahsyar bersama Nabiyullah Muhammad, betapa kami sangat ingin
ditempatkan di dalam surga yang sama dengan surganya Nabi kami.
Ya
Allah saksikanlah. ..Ya Allah saksikanlah Ya Allah saksikanlah”

 




Saatnya Bangsa Indonesia Merevolusi Jiwa

28 08 2009

garudaOleh : Budi Praptono

Sudah saatnya kita ?merevolusi jiwa? dengan kembali kepada nilai-nilai kejujuran, nialai-nilai Iman, nilai ?nilai kemandirian, nilai-nilai- social???

Sesungguhnya, tidak bisa, saya ungkapkan dalam kata-kata, betapa bahagianya, betapa terharunya, perasaan hari ini, ternyata masih ada teman yang mau diajak, yang walaupun tidak banyak, masih mau dan bersemangat memikirkan nasib negara dan bangsa tercinta ini.

Beberapa bulan lalu, kami diajak mas Radhar, senior saya! bersama-sama dengan elemen aktivis yang lain, untuk memikirkan nasib perkembangan negara dan bangsa ini, akhirnya sepakat membentuk Forum Aktivis Bandung (FAB), untuk mewadahi dan merajut pelita-pelita yang sudah mulai redup.

Sejak saat itu, semangat saya serasa ada doping baru, tambah menggelora kembali, inget seperti dulu masih mahasiswa yang kepalanya dibotaki habis OSPEK!

Beberapa waktu lalu saya mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Iran Ahmadinejad, lewat kedutaan besar Iran di Jakarta, dan saya tembuskan ke beberapa media.

Kenapa saya berkirim surat kepada Dinejad? Terus terang itu adalah betuk apresiasi saya terhadap presiden Iran yang punya sikap luar biasa untuk saat ini.

Kekaguman saya,  berjuta-juta masyarakat Iran dan Indonesia kepada Ahmadinejad Presiden Iran yang dikenal sederhana dan berani,  lebih bersifat rindu-rindu tapi malu; Atau bahkan takut atau berat untuk mengikutinya.

Rindu artinya kita sangat rindu terhadap keberanian dan ketegasan Presiden Ahmadinejad menghadapi Amerika Serikat dan imprealis barat yang memang zalim. Rindu kita kepada Ahmadinejad karena kecerdasan Intelektual berdasarkan landasan buah Tauhid (keadilan, nilai-nilai kemanusiaan, dan kasih sayang), kesederhanaan dia, dan kemandiriannya.

Malu artinya kita masih sangat malu dan bahkan sangat takut atau berat untuk mencontoh berlaku hidup adil, menahan diri dari nafsu, bersikap bersahaja (sederhana) sebagaimana perilaku Presiden Ahmadinejad. Takut eksistensi kita di mata masyarakat jatuh dan terpuruk karena sesungguhnya perilaku kita masih suka menilai sebuah keberhasilan itu dari gemerlapnya perolehan duniawi. Sebuah keadaan peradaban di negeri kita yang kontradiksi dengan prinsip dan perilaku sang Presiden Iran.

Yang jadi pertanyaan kapan kita akan memulai perubahan peradaban dunia ini sebagaimana yang telah dimulai seorang anak tukang pandai besi di Iran?. Apa betul, yang dibenci atau dilawan seorang Ahmadinejad adalah Negara Amerikanya atau sekutunya? Apa bukan yang lainnya?

Kegaguman saya kepada Ahmadinejad bukan karena program nuklirnya yang membuat heboh dunia! Tetapi lebih kepada kepiawaiannya memilih pola hidup sederhana, keberpihakan terhadap kaum dhuafa, dan tegas terhadap pihak yang memaksakan kehendak terhadap bangsa dan negaranya, tegas memperjuangkan nilai-nilai keadilan, kebersamaan, dan kesederajadan terhadap pihak lain. Sesungguhnya nilai-nilai inilah merupakan milik semua agama, termasuk mayoritas masyarakat dari negara-negara yang lagi berseberangan dengan Ahmadinejad.

Jangan harap Sebuah negara berkembang bisa keluar dari jerat sistem kapitalis atau imperialis; Selagi negara tersebut gemar berhutang, asyik dengan pola hidup mewah, mengedepankan budaya konsumerisme, konsumtivisme, yang akibatnya hidup jauh dari kesederhanaan dan keadilan .

Pertanyaannya Kapan Indonesia Bangkit?

Sebagai bangsa timur yang beradab, yang selayaknya memimpin peradaban dunia?!. Bukankah kita lebih senang hidup Mandiri merdeka, tidak dijajah, tidak bergantung kepada segelintir bangsa yang yang mempunyai kekuasaan modal (kapital)?

Bukankah kita adalah bangsa yang berdaulat dan berbhinneka. Bebas menentukan pikiran dan peradaban budaya kita sendiri tanpa harus menjadi bangsa lain dan menjadi sasaran Intervensi bangsa-bangsa lain tersebut?

Mandiri, bukan berarti harus mengisolasi diri. Tetapi kapan kerja sama atau tidak. Dengan siapa kita harus bekerja sama, adalah semata-mata karena atas dasar saling menghormati, saling memberikan manfaat, bukan atas dasar karena ketidaksadaran atau karena keterpaksaan.

Karena sejatinya, Ahmadinejad selalu menanti munculnya sahabatnya dari Bumi Pertiwi Indonesia yang tercinta ini. Yang mempunyai semangat juang untuk memujudkan tata peradaban dunia baru yang lebih adil, saling menghormati, berpikiran ke depan, dengan semangat hanya semata-mata karena menjalankan perintah Tuhan untuk mensejahterakan alam semesta tercinta ini.

Di samping itu sahabat yang juga masih jadi orang Indonesia, yang bukan sahabat yang ingin jadi orang Iran, Arab, India, Jepang, Amerika, China, India, dan sebagainya.

Kapan akan muncul tokoh hebat dari Bumi Pertiwi Indonesia tercinta? Jawabannya adalah ada yang mau memulai atau tidak. Mengenai kapannya biarlah sejarah yang akan menjawabnya, dan ini adalah tanggung jawab kita semua anak bangsa dengan semangat Bhineka Tunggal Ika.

Mari kita akhiri mempermasalahkan perbedaan yang tidak prinsip. Biarlah perbedaan itu menjadi urusan masing-masing. Kita rajut sisi kesamaan untuk membangun Indonesia tercinta ini. Semangat saling bantu-membantu sebagaimana yang telah diikrarkan pada saat Sumpah Pemuda pada tahun 1928, dan terkristalisasi pada falsafah dasar negara kita yakni Pancasila.

Kita harus berani bermimpi Indonesia akan menjadi pusat peradaban tata dunia baru, yang mengusung nilai-nilai luhur, yang mengedepankan nilai-nilai spiritual, yang bukan mengedepankan senjata. Inilah yang ditunggu-tunggu oleh bangsa beradab di seluruh jagat raya ini.

Spiritual yang seperti apa?

Dalam pandangan saya, sekarang ini orang kelihatan trend beragama itu kesannya masih mengarah kepada kegenitan beragama, tidak mengarah kepada peningkatan ruh, spiritual, yang masih malu atau takut berbicara sosialisme. Sesungguhnya, kalau kita merasa bergama tapi tidak sosialis sebenarnya diragukan keberagamaannya. Padahal Sosialisme itu inti pokok dari ajaran agama, tetapi sosialisme yang tidak pilih kasih terhadap kelompok atau golongan tertentu.

Dimana tanggung jawab kaum muda? Adalah harus menjadi pemain utama dan di depan dalam perjuangan ini!

Kaum muda bukan hanya fisiknya saja, tapi memiliki semangat mencari jati diri, semangat kebebasan, kemerdekaan jiwa didalam berekspresi dalam memperjuangan nilai kebenaran, kebersamaan, keadilan, dan nilai-nilai lainnya untuk memujudkan kehidupan yang lebih beradab.

Apakah orang yang berusia tua bisa masuk kategori kaum muda? Jawabanya Ya. Orang yang berusia tua kalau mempunyai semangat yang dinamis menuju perubahan, itu sesungguhnya berjiwa muda!

Krisis Dunia (AS) dan Indonesia

Krisis ekonomi dunia (AS) yang menimpa saat ini sungguh diluar akal sehat.Bagaimana bisa terjadi amerika yang banyak orang - orang pintar secara intelektual, orang-orang berkuasa, akhirnya menjelang ambruk. Begitu juga dengan Indonesia, keadaan semakin tidak menentu. Saya yakin peradaban yang dibangun hanya oleh kekuatan intelektual tanpa kekuatan spiritual yang kuat  dipastikan  mudah roboh dan keropos?

Runtuhnya Fir?aun oleh Nabi Musa, bukan karena Musa itu Profesor, Musa bukan Doktor, Tapi oleh Iman, oleh kejujuran, kepasrahan musa kepada Tuhan, dan tekad kuat Musalah  sehingga atas kuasa Tuhan  Fir?aun Hancur.

Begitu juga dengan runtuhnya Kaum Jahiliyah oleh karena kepasrahan dan ketauhidan dan kejujuran Nabi Muhammad SAW dimata Tuhan dan Dimata Manusia yang menerima pencerahan jiwa. Nabi memberi contoh, kita harus berjuang  tanpa kenal menyerah dan tidak ada kompromi terhadap kesewenang-wenangan sifat Jahiliyah dan penjajahan jiwa.

Pertanyaannya akankah kita diam dan hanya menunggu, menunggu  lahirnya tokoh-tokoh perubahan peradaban dunia? Menunggu yang namanya Ratu Adil?

Dari mana kita mulai dan siapa, kapan?

Dari diri kita dan sekarang! Bukan kerjanya hanya menunggu datangnya ratu adil, yang seolah-olah kita ini tanpa ada beban punya tanggung jawab untuk melakoni semangat ratu adil; padahal yang sesungguhnya tugas untuk menjadi ratu adil, adalah tugas seluruh umat manusia, dalam kapasitasnya masing-masing.

Sudah saatnya kita ?merevolusi jiwa? dengan kembali kepada nilai-nilai kejujuran, nialai-nilai Iman, nilai ?nilai kemandirian, nilai-nilai- sosial yang berkeadilan agar bangsa Indoensia  dapat menjadi mercusuar  peradaban baru dunia, setelah krisis global yang menimpa bangsa-bangsa Fir?aun ini. Tanpa kita berdikari dan mempunyai percaya diri yang kuat bangsa kita mustahil dapat berubah dari keterpurukan dan akan selalu menjadi sapi perahan bangsa lain.

Hari ini 28 Oktober 2008 saatnya bangsa Indonesia merdeka dan mulai melakukan revolusi dalam arti yang sesungguhnya, yakni revolusi jiwa!

Jangan, kau tanyakan : Apa yang negara dan bangsa berikan kepada ku! Tapi tanyakan : Apa yang bisa kuberikan terhadap kemakmuran negara dan bangsaku!

Kami sadar, bahwa ini semua membutuhkan perjuangan yang tidak ringan dan panjang, perlu pengorbanan yang tidak sedikit, bahkan secara akal sehat terasa sangat tidak mungkin! Tetapi Yakinlah, Apa yang tidak mungkin menurut Tuhan? semua bisa saja terjadi, yang menurut akal manusia, sangat atau bahkan tidak mungkin terjadi.

Siapa? Adalah KITA! Sudah Saatnya yang muda yang menjadi pemimipin perubahan! Kalau, saya tidak malu, sebenarnya saya mau menangis terharu, bahwa semangat dan langkah perjuangan kita, sangat-sangat ditunggu-tunggu berjuta-juta rakyat Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya! Hilang rasa ragu-ragu, was-was, yakinlah bahwa Tuhan selalu bersama kita.

Semoga perjuangan kita selalui dalam RidhoNYA!

Budi Praptono, Ketua Forum Komunikasi Sosial Masyarakat (FKSM)  Merah Putih Bersatu. Dan Badan Musyawarah Anggota (Pendiri) Forum Aktivis Bandung (FAB)




Ancaman Kesehatan Global Melalui Flu Babi

28 08 2009
Flu Babi dan Flu Burung Mengancam Kesehatan Dunia

Flu Babi dan Flu Burung Mengancam Kesehatan Dunia

Kasus yang dikonfirmasi atau diduga sebagai flu babi, yang terdeteksi di Meksiko awal bulan ini, telah ditemukan di setidaknya tujuh negara lain di seluruh dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa wabah ini merupakan sebuah “keadaan darurat kesehatan dunia yang merupakan masalah dunia.”

Juga diketahui sebagai flu babi A atau H1N1, flu babi merupakan sebuah penyakit pernapasan babi yang dapat ditularkan antar manusia melalui batuk dan bersin. Di Meksiko, terdapat lebih dari 100 kematian yang mungkin dikaitkan dengan flu babi dan lebih dari 1.600 orang telah sakit dengan kasus yang diduga atau dikonfirmasi sebagai flu tersebut. Kasus yang dikonfirmasi sebagai flu babi juga telah ditemukan di U.S dan Kanada, sementara di Selandia Baru, Spanyol, Perancis, Israel dan Brasil semua terdapat kasus yang diduga sebagai flu babi. Liz Borkowski, dalam blog The Pump Handle, menguraikan mengapa terjadi kekhawatiran akan meluasnya flu babi:

“Flu babi cukup umum, akan tetapi biasanya hanya ditularkan dari babi ke manusia. Strain baru ini tampaknya mampu untuk menular dari manusia ke manusia, dan juga membuat sakit anak muda, yang dalam keadaan lain orang dewasa yang sehat. Ini berarti bahwa virus tersebut mempunyai potensi serius untuk menyebabkan suatu pandemi, maka wajar bahwa Meksiko telah menutup sekolah-sekolah sampai Mei 6 dan menghalangi kumpulan besar publik, termasuk pelayanan gereja.”

Pejabat kesehatan Amerika menyatakan keadaan darurat kesehatan publik pada April 26 setelah mengkonfirmasi terdapat 20 kasus flu babi di negara bagian California, Kansas, New York dan Texas. Sebagian besar dari kasus ini ringan, dan tidak ada laporan akan kematian. Kanada juga mengkonfirmasi enam kasus ringan flu babi di propinsi Nova Scotia dan British Columbia.

Berita tentang flu babi menyebar secara cepat di Internet, dengan orang-orang mencari jawaban dan berbagi pikiran tentang penyakit itu. Flu babi dan #flubabi adalah topik yang populer di Twitter saat ini, dan berbagai Google maps telah diciptakan untuk melacak wabah itu. Para blogger di seluruh dunia juga membicarakan flu babi.

Daniel Hernandez, dalam blog Intersections, menjabarkan pemandangan ini di Mexico City:

“Pada Sabtu, ketika petinggi WHO menyelenggarakan pertemuan darurat di Geneva, prajurit di Mexico City membagikan masker wajah di lampu lalu lintas, stasiun metro, dan plaza. Seorang militer yang kecapaian memberikan saya sebuah masker ketika saya akan memasuki metro Bellas Artes, akan tetapi masker itu jatuh sebelum saya masuk ke kereta. Di dalam kereta, penumpang memandangi yang lainnya dengan curiga dan berusaha untuk meghindari kontak dengan orang asing.”

Matthew Yglesias, dalam blog Center for American Progress Action Fund, menyatakan kekhawatiran akan bagaimana mereka yang tidak mempunyai asuransi kesehatan menangani penyakit ini:

“Saya tidak mempunyai pendapat tentang hal ini, diluar pengamatan bahwa alangkah baiknya untuk tinggal di sebuah negara dimana, jika jatuh sakit karena infeksi virus, aksesmu terhadap pengobatan medikal yang efektif tidak ditentukan oleh kekayaanmu, pendapatan, atau status pekerjaan.”

Jim McVeagh, blog dari Selandia Baru pada MacDoctor, berpikir bahwa banyak yang perlu dilakukan di negaranya dan di seluruh dunia tentang virus ini. Di Selandia Baru, 13 siswa yang baru saja mengunjungi Meksiko diduga terinfeksi penyakit itu. McVeagh mengatakan:

“Mengingat reaksi berlebihan yang besar akan flu burung, seseorang dapat berhadap akan respon yang lebih kuat akan hal ini dibanding pemantauan sederhana. Saya pikir isolasi kasus dan pembatasan perjalanan ke Meksiko merupakan respon minimal sampai kita mempunyai data yang lebih. Karena CDC [Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit U.S.] terlambat sekitar satu minggu dan WHO bersikeras berpangku tangan, tanggapan lesu dari Selandia Baru tampak hampir menggembirakan jika dibandingkan.

Meskipun ini mungkin bukan kejadian yang terlalu dibesar-besarkan namun tidak terjadi seperti kejadian lainnya, akan baik jika otoritas kesehatan membuat panggilan di belakang daripada di depan tanpa informasi yang lengkap.”

Banyak negara menerapkan ukuran keselamatan untuk mencegah penyebaran flu babi. Sebagai contoh, beberapa bandara menyaring wisatawan dari Meksiko untuk gejala flu, dan China dan Rusia berencana untuk menaruh siapa saja yang mempunyai gejala di bawah karantina. Vijay Sadasivam, dalam blog scan man, menyatakan tidak ada inisiatif pencegahan yang dilakukan di India, sementara boinky, dalam blog Finestkind Clinic and fish market, menggambarkan sebuah langkah yang terjadi di Filipina:

“Filipina akan menghentikan impor babi dari Amerika Serikat dan Meksiko untuk menghentikan penyebaran ini…ini lucu, karena flu itu menyebar dari manusia ke manusia, dan babi kita mempunyai Ebola Reston…

akan tetapi, ini tentunya waktu berpesta, dan sampai sekarang tidak ada omongan mengenai karantina orang seperti yang mereka lakukan dengan SARS…”

Banyak blogger menekankan bawa meskipun kita harus menganggap serius ancaman ini dan siap, tidak perlu panik. Contohnya, sebuah posting di Utah Preppers mengatakan:

“Beberapa catatan singkat anti-panik…

  • Flu babi TIDAK DAPAT ditularkan melalui makanan. Makan babi TIDAK menyebabkan kamu dalam resiko.
  • Ini BUKANLAH pertama kalinya ‘flu babi’ ditularkan ke manusia. Telah beberapa kali terjadi sebelum flu ini menjadi sebuah pandemi.
  • Variasi flu babi, seperti flu lainnya, adalah suatu virus dan pada umumnya menular antar manusia melalui batuk atau bersin.
  • Ini hanyalah flu! Kunci disini adalah bagaimana UNTUK TIDAK TERJANGKIT.”
  • WHO saat ini tidak merekomendasi larangan perjalanan atau perdagangan, dan menyatakan mereka perlu informasi lebih banyak mengenai virus itu sebelum memutuskan akan meningkatkan tingkat peringatan pandemi global, yang saat ini berada di level tiga dari enam level.